
Harga emas melemah pada hari Kamis (17/7), tertekan oleh penguatan dolar AS, karena kekhawatiran investor mereda sementara setelah Presiden Donald Trump mengatakan tidak berencana untuk memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell.
Harga emas spot turun 0,5% menjadi $3.330,21 per ons, pada pukul 08.27 GMT. Harga emas berjangka AS turun 0,7% menjadi $3.335,70. Indeks dolar (.DXY), dibuka di tab baru, naik 0,3% terhadap mata uang utama lainnya pada hari Kamis, membuat emas batangan yang dihargakan dalam dolar AS lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Hal ini terjadi setelah sebuah sumber mengatakan kepada Reuters pada hari Rabu bahwa Trump terbuka terhadap gagasan pemecatan Powell, yang mendorong harga emas naik hingga 1,6%. Namun, Trump kemudian mengatakan dia tidak berencana untuk memecat Powell tetapi tetap membuka kemungkinan tersebut dan kembali mengkritik pimpinan The Fed karena tidak menurunkan suku bunga. "Kemarin, harga emas naik karena rumor-rumor yang tidak berdasar ini. Sejak rumor-rumor itu mereda, harga-harga telah jatuh," kata Nitesh Shah, ahli strategi komoditas di WisdomTree.
Sementara itu, investor menantikan data klaim pengangguran dan penjualan ritel AS pada hari Kamis, beserta pidato beberapa pejabat The Fed yang mungkin memberikan wawasan tentang prospek kebijakan bank sentral. Terkait berita terkait tarif, Trump mengatakan pada hari Rabu bahwa AS kemungkinan akan "menepati janjinya" terkait tarif dengan Jepang dan mungkin akan segera mencapai kesepakatan dagang dengan India.
"Saya pikir jika kita melewati (batas waktu tarif) 1 Agustus dengan kesepakatan dagang yang jauh lebih baik, maka itu bisa berdampak negatif pada harga emas," kata Shah.
Para analis mencatat bahwa emas saat ini menunjukkan reaksi terbatas terhadap ketidakpastian perdagangan dan sedang menunggu katalis baru. Harga masih berada dalam kisaran antara $3.300 dan $3.400. Di tempat lain, harga perak spot turun 0,4% menjadi $37,78 per ons. Platinum turun 0,7% menjadi $1.407,03 dan paladium melemah 0,8% menjadi $1.221,33. (alg)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...